Bandarlampung,—Ketua Senat Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung, Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., Sp.KKLP, menegaskan pentingnya momentum pengambilan sumpah dokter sebagai tonggak awal pengabdian profesional yang sarat tanggung jawab moral.
Hal tersebut disampaikan dalam prosesi pengambilan sumpah dokter yang diikuti 8 mahasiswa FK Universitas Lampung pada Selasa, 30 Juni 2026, di Hotel Santika Lampung.
Dalam keterangannya, Prof. Asep menekankan bahwa sumpah dokter bukan sekadar seremoni formal, melainkan komitmen etik yang harus dipegang teguh sepanjang karier. Ia mengingatkan para dokter baru untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pasien dalam setiap tindakan medis.
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A turut memberikan apresiasi atas dedikasi para lulusan serta menegaskan kembali pentingnya profesionalisme dan integritas dalam dunia medis. Menurutnya, sumpah dokter merupakan janji moral yang harus dijaga sepanjang hayat demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Dekan FK Unila, Dr. dr. Evi Kurniawaty, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan. Hingga tahun 2026, FK Unila telah meluluskan sekitar 2.100 dokter yang kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan berkontribusi di berbagai sektor layanan kesehatan.
Sementara itu, perwakilan dokter baru, dr. Muhammad Ikhlasul Akbar, S.Ked., mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka. Ia juga berharap seluruh lulusan dapat tetap menjadi dokter yang bermanfaat, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di manapun bertugas.
Prosesi ini menjadi simbol komitmen FK Unila dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika dan kepedulian sosial tinggi dalam menjawab tantangan kesehatan masa kini dan masa depan,(*)
