Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas menyusul eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel yang meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Kedua negara dilaporkan saling melempar ancaman militer yang memicu kekhawatiran global akan terjadinya konflik terbuka di kawasan tersebut.
Pemerintah Iran menegaskan posisi mereka untuk melakukan pembelaan diri secara sah jika aset-aset strategis mereka diserang. Di sisi lain, otoritas Israel menyatakan tidak akan membiarkan ancaman apa pun mendekati wilayahnya dan telah memperkuat pengamanan di titik-titik krusial serta menyiagakan sistem pertahanan udara nasional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Sekretaris Jenderalnya telah mengeluarkan imbauan resmi agar kedua belah pihak menahan diri guna menghindari jatuhnya korban sipil. Diplomasi internasional kini tengah diupayakan secara intensif oleh berbagai negara besar guna meredam situasi agar tidak berdampak lebih luas pada stabilitas keamanan dan ekonomi dunia,(*).
